English | Indonesia
Senin, 06 September 2010
Artikel Terbaru
MANUSIA SEBAGAI MODAL PEMBANGUNAN
 
POLITIK LINGKUNGAN
 
KEKUASAAN DALAM PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM
 
Enviromental Leadership Apa dan Mengapa?
 
INFORMASI Pemberitahuan Pindah Alamat :
 
Event Terbaru
Untitled Document [Kamis, 27 Mei 2010]
Pelibatan Multi-Stakeholders Dalam Pelaksanaan Program CSR

[Agustus 2007]
Roundtable Discussion “Perlukah CSR diatur”

[Desember 2006]
Pancasila, Pembangunan Berkelanjutan dan Nasionalisme untuk Meningkatkan Wawasan Kebangsaan

[September 2007]
Pendidikan dan Penguatan Martabat Bangsa: Dimana Kontribusi CSR

[Juli 2007]
“CSR: Peran Aktif Korporat dalam Pengentasan Kemiskinan”

Pelatihan Terbaru
Untitled Document [23 - 25 June 2010]


[Hari Kamis 3 Juni 2010]
SEMINAR NASIONAL "Implikasi PP No. 24 tahun 2010 Tentang Penggunaan Kawasan Hutan Terhadap Usaha Pertambangan dan PP No. 10 tahun 2010 Tentang Tata Cara Perubahan Peruntukan dan Fungsi Kawasan Hutan"

[28th - 30th April 2010]
Strategic Planning and Budgeting for Effective Program

[30 MARCH - 1 APRIL]
Social Risk Assessment In ISO 31000

[23rd - 25th February 2010]
“Social Mapping Baseline Study for Program Planning”

 
 
 
CSR & Comdev Environtmental Leadership People & Extractive Industries Social Justice
Show Detail

ABOUT US
Tema : Pelibatan Multi-Stakeholders Dalam Pelaksanaan Program CSR
Waktu : Kamis, 27 Mei 2010
Tempat : Pekanbaru
Pembicara : Dr. Ir. Arif Budimanta M.Sc (Anggota DPR RI Komisi XI), Dr. Bustanul Arifin (Ahli Ekonomi Pertanian, INDEF), Alizar Anwar MSc., MBA (Ahli Public-Private Partnership dalam industri Air), Diah Y. Raharjo (Program Director of Multistakeholder Forestry Progr
Keterangan    
Latar Belakang
Dalam penyusunan kebijakan yang baik disyaratkan adanya partisipasi, akuntabilitas dan transparansi. Salah satu indikator terpenuhinya prasyarat tersebut adalah adanya peran serta stakeholder dalam perumusan kebijakan program.
Keterlibatan stakeholder secara intesif yang dimulai dari proses penyusunan sampai dengan pelaksanaan program sangat penting dilakukan supaya kebijakan program tersebut dapat dipahami dan diterima secara luas serta dapat meningkatkan sistem kontrol sosial untuk meminimalkan dampak negatif yang mungkin timbul serta mendukung efektifitas pelaksanaan kebijakan.
Dilibatkannya stakeholder dalam penyusunan rencana kebijakan perusahaan dapat mempermudah perusahaan dalam memperoleh pinjaman modal dari lembaga keuangan. Hal ini dikarenakan banyak lembaga keuangan yang mensyaratkan para peminjamnya untuk berinteraksi dengan baik dan sistematis dengan para pemangku kepentingan (stakeholder).
Kerjasama yang dilakukan perusahaan tidak hanya meliputi satu stakeholder saja tapi pasti dengan banyak stakeholder-stakeholder lain baik di tingkat lokal, tingkat nasional dan internasional. Kerjasama yang terjalin antara perusahaan dengan stakeholder-stakeholder tersebut akan membentuk suatu multi-stakeholders. Terbentuknya Multi-stakeholders ini akan mempermudah perusahaan dalam mengimplementasikan dan mengawasi kebijakan program.
Kebutuhan untuk meningkatkan kemampuan dalam mengidentifikasi dan memperkuat peran multi-stakeholders merupakan aspek yang sangat penting dalam penyusunan dan pengimplementasian kebijakan suatu program. Lalu bagaimana strategi untuk membentuk multi-stakeholders yang kuat dalam pelaksanaan program? Dan bagaimana cara untuk mengelola dan merawat multi-stakeholders yang sudah terbentuk?
Berangkat dari pemikiran di atas, maka Indonesia Center for Sustainable Development (ICSD) menggagas dilaksanakannya Seminar Nasional dengan tema Pelibatan Multi-Stakeholders Dalam Pelaksanaan Program CSR yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta mengenai pelibatan multi-stakholders dalam program serta bagaimana cara mengelola dan merawat multi-stakeholders  yang telah terbentuk.

Tujuan
  1. Memberikan pengetahuan kepada para peserta mengenai dasar-dasar pelibatan multi-stakeholders
  2. Memfasilitasi berbagi-pengalaman antar peserta terhadap pengalaman mereka melibatkan diri dengan multi-stakeholders
  3. Membangun jejaring awal antar peserta dengan pelaksana kegiatan untuk secara sistematis memelihara dan berbagi pengetahuan dan pengalaman masing-masing pihak.

Output
  1. Peserta memiliki pemahaman mengenai dasar-dasar pelibatan multi-stakeholders dalam program perusahaan.
  2. Peserta memiliki pengalaman baru dalam hal pelibatan multi-stakeholders dalam program perusahaan.
  3. Peserta memiliki pengetahuan dan pemahaman dalam membentuk jejaring multi-stakeholders dan bagaimana memeliharanya.

Sasaran Peserta
Perusahaan, Pemerintah, NGO, Masyarakat Sipil.

Pembicara
  1. Dr. Ir. Arif Budimanta M.Sc (Anggota DPR RI Komisi XI)
  2. Dr. Bustanul Arifin (Ahli Ekonomi Pertanian, INDEF)
  3. Alizar Anwar MSc., MBA (Ahli Public-Private Partnership dalam industri Air)
  4. Diah Y. Raharjo (Program Director of Multistakeholder Forestry Programme (MFP))
  5. Chevron Indonesia (TBA)

Tempat dan Waktu Kegiatan
Tempat    : Ruang Bertuah 1, Hotel Pangeran Pekanbaru, Pekanbaru, Riau
Waktu        : Kamis, 27 Mei 2010
Pukul        : 08.00 - 16.00

Investment*
1.    >3 orang/institusi Rp. 700.000,-/orang
2.    Umum Rp. 850.000,-/orang

Facilities
  •     Seminar 1 hari (08.00 – 16.00 )
  •     Sertifikat
  •     Makalah
  •     Seminar Kit
  •     Makan Siang dan Coffee Break

Contact Person
ANVINA

Phone. (021) 7989548, 70627506 , Fax. (021) 7989548
Mobile. 0812 1888 0529
E-mail: icsd.forum@yahoo.com; info@icsd.or.id
Website: www.icsd.or.id  

EVA
RM Roda Jaya - Pekanbaru
Phone. (0761) 5893372
 Mobile. 0812 67770706

FERDI
Mobile. 081371283113

Buku
:: J u d u l ::
Untitled Document
b10b.jpg
 

Kekuasaan dan Penguasaan Sumber Daya Alam Studi Kasus Penambangan Timah di Bangka

 

Pencarian
Mailing List
Input alamat e-mail Anda :



 
  Copyright © 2007 ICSD  

Welcome to ICSD Online. Mastered by raseco 2008, Bogor. All right reserved. Zanuar Didik Bintoro, Zaqie Yanura