[Hari Kamis 3 Juni 2010] SEMINAR NASIONAL "Implikasi PP No. 24 tahun 2010 Tentang Penggunaan Kawasan Hutan Terhadap Usaha Pertambangan dan PP No. 10 tahun 2010 Tentang Tata Cara Perubahan Peruntukan dan Fungsi Kawasan Hutan"
Pelibatan Multi-Stakeholders Dalam Pelaksanaan Program CSR
Waktu
:
Kamis, 27 Mei 2010
Tempat
:
Pekanbaru
Pembicara
:
Dr. Ir. Arif Budimanta M.Sc (Anggota DPR RI Komisi XI), Dr. Bustanul Arifin (Ahli Ekonomi Pertanian, INDEF), Alizar Anwar MSc., MBA (Ahli Public-Private Partnership dalam industri Air), Diah Y. Raharjo (Program Director of Multistakeholder Forestry Progr
Keterangan
Latar Belakang Dalam penyusunan kebijakan yang baik disyaratkan adanya partisipasi, akuntabilitas dan transparansi. Salah satu indikator terpenuhinya prasyarat tersebut adalah adanya peran serta stakeholder dalam perumusan kebijakan program. Keterlibatan stakeholder secara intesif yang dimulai dari proses penyusunan sampai dengan pelaksanaan program sangat penting dilakukan supaya kebijakan program tersebut dapat dipahami dan diterima secara luas serta dapat meningkatkan sistem kontrol sosial untuk meminimalkan dampak negatif yang mungkin timbul serta mendukung efektifitas pelaksanaan kebijakan. Dilibatkannya stakeholder dalam penyusunan rencana kebijakan perusahaan dapat mempermudah perusahaan dalam memperoleh pinjaman modal dari lembaga keuangan. Hal ini dikarenakan banyak lembaga keuangan yang mensyaratkan para peminjamnya untuk berinteraksi dengan baik dan sistematis dengan para pemangku kepentingan (stakeholder). Kerjasama yang dilakukan perusahaan tidak hanya meliputi satu stakeholder saja tapi pasti dengan banyak stakeholder-stakeholder lain baik di tingkat lokal, tingkat nasional dan internasional. Kerjasama yang terjalin antara perusahaan dengan stakeholder-stakeholder tersebut akan membentuk suatu multi-stakeholders. Terbentuknya Multi-stakeholders ini akan mempermudah perusahaan dalam mengimplementasikan dan mengawasi kebijakan program. Kebutuhan untuk meningkatkan kemampuan dalam mengidentifikasi dan memperkuat peran multi-stakeholders merupakan aspek yang sangat penting dalam penyusunan dan pengimplementasian kebijakan suatu program. Lalu bagaimana strategi untuk membentuk multi-stakeholders yang kuat dalam pelaksanaan program? Dan bagaimana cara untuk mengelola dan merawat multi-stakeholders yang sudah terbentuk? Berangkat dari pemikiran di atas, maka Indonesia Center for Sustainable Development (ICSD) menggagas dilaksanakannya Seminar Nasional dengan tema Pelibatan Multi-Stakeholders Dalam Pelaksanaan Program CSR yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta mengenai pelibatan multi-stakholders dalam program serta bagaimana cara mengelola dan merawat multi-stakeholders yang telah terbentuk.
Tujuan
Memberikan pengetahuan kepada para peserta mengenai dasar-dasar pelibatan multi-stakeholders
Memfasilitasi berbagi-pengalaman antar peserta terhadap pengalaman mereka melibatkan diri dengan multi-stakeholders
Membangun jejaring awal antar peserta dengan pelaksana kegiatan untuk secara sistematis memelihara dan berbagi pengetahuan dan pengalaman masing-masing pihak.
Output
Peserta memiliki pemahaman mengenai dasar-dasar pelibatan multi-stakeholders dalam program perusahaan.
Peserta memiliki pengalaman baru dalam hal pelibatan multi-stakeholders dalam program perusahaan.
Peserta memiliki pengetahuan dan pemahaman dalam membentuk jejaring multi-stakeholders dan bagaimana memeliharanya.
Sasaran Peserta Perusahaan, Pemerintah, NGO, Masyarakat Sipil.
Pembicara
Dr. Ir. Arif Budimanta M.Sc (Anggota DPR RI Komisi XI)
Dr. Bustanul Arifin (Ahli Ekonomi Pertanian, INDEF)
Alizar Anwar MSc., MBA (Ahli Public-Private Partnership dalam industri Air)
Diah Y. Raharjo (Program Director of Multistakeholder Forestry Programme (MFP))
Chevron Indonesia (TBA)
Tempat dan Waktu Kegiatan Tempat : Ruang Bertuah 1, Hotel Pangeran Pekanbaru, Pekanbaru, Riau Waktu : Kamis, 27 Mei 2010 Pukul : 08.00 - 16.00
Investment* 1. >3 orang/institusi Rp. 700.000,-/orang 2. Umum Rp. 850.000,-/orang